Merbabu Xpedition
http://naimalmajid.blogspot.com/p/blog-page.html
perjalanan itu dimulai, sekitar jam 4 sore, awal terasa sangat ringan karena dipenuhi dengan bunga kebahagiaan di hati, karena ini perdana aku akan taklukan puncak, kenteng songo. awal hanyalewat sekitar perkebunan warga, ya sekitar kopeng, berlanjut lagi melangkah kai, ternyata dataran tak berbentuk menunggu, hanya ada tanah becek, bukan, tapi hanya lembab. terus kami berjalan, 18 orang jumlahnya,sore terus berlalu akhirnya senja tiba, subhanallah, bola api itu ternyata kalau senja terlihat sangat memukau, walau tertutup oleh pepohonan yang tak lelah meninggi, sampai akhirnya di pos 1, belum puas tapi, seakan kaki tak mau diajak kompromi untuk berhenti. lanjut kuangkat kaki untk sambangi pos 2, pos 3. berhenti. ya kami berhenti sejenak di pos 3, sholat maghrib dengan isya' dengan jama'. subhanallah pengalaman pertama sholat di gunung,
Selesai, lalu dirikan tenda, nyalakan api, masak aiiiirrrrr, buat susuu, hehehe. sungguh nikmat ditemani sinar rembulan malam yang tak begitu kelihatan (lho?). tapi ada kejadian aneh. ada monyeeeeet lagi manjat pohon tuk nyari kayu, eh bukan monyet ding, but temen sendiri yang baerusaha ambil ranting tuk buat api unggun ( :\ ) ???
12.30.... banguuuun, dalam dekapan dingin itu kami bangun dari kematian sejenak, mencoba bertahan dalam kebekuan (sok mendramatisir :p). nyalakan api lagi, tapi ka;i ini kopi.. hehehe. akhirnya setelah kemas2 kami lanjutkan perjalanan, dari pos 3 ke pos 4, sungguh sangat melelahkan, jalan terus naik, tak ada 1 pun turunan, tapi dengan semangat membara kami terus langkhakan kaki kecil kami, sampailah di pos 4, hanya ada sebuah tower, juga batu tulis (sebenarnya lebih cocok dinamai batu vandalis).
pos 4 ke puncak, lewati bukit yang berjejer jejer, naik turun naik turun seakan sebaagi ajang pe-ngibul-an jati diri, ya karena dia gak tentu mau naik apa turun, GJ (gak jelas) jalannya. hehehe. kami teruskan ke puncak, kenteng songo. ada jalur bahaya, tebing, ya disitu kami harus memanjat tebing itu, sejenak menjadi sapiderman (eh spiderman maksudnya) terus berjalan akhirnya sampai puncak (yeeeee \^0^/ ).
subhanallah sunrise begitu memukai,bagai sebuah kuning telur yang berwarna orange, sangat jelas di mata kami, sungguh indah, subhanallah, terus keluar matahari itu malu malu dari balik awan. itulah sunrise di puncak merbabu.
#pendakian bersama tim CATURES#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar